Selasa, 29 Desember 2015

INIT DAN RUN LEVEL

Ada beberapa cara untuk melakukan booting terhadap sistem, yang sering sekali digunakan adalah dengan membooting sistem menggunakan harddisk dan menggunakan floppy drive. RedHat dan distribusi Linux lainnya menggunakan proses boot yang yang disebut dengan init sysV yang merupakan sistem booting yang digunakan oleh BSD. Init adalah program dari kernel yang dieksekusi pada waktu startup, dan kemudian memiliki nomor PID 1. Proses boot ini kemudian menjadi proses induk (parent process) bagi semua proses yang berada dalam sistem.
Langkah-langkah yang dilakukan oleh sistem pada waktu booting adalah :
  1. Kernel menjalankan program init yang berada pada direktori /sbin
  2. init menjalankan script shell /etc/rc.d/rc.sysinit.
  3. rc.sysinit menjalankan sistem lainnya dan menampilkan proses startup.
  4. Init menjalankan script yang sesuai dengan default run level.
  5. Init menjalankan script pada /etc/rc.d/rc.local.

Program ini kemudian menjalankan banyak proses dan menuliskan informasi ke konsol dan sistem log pada /var/log/message tentang status dari setiap proses yang dijalankan.init menjalankan semua proses yang dibutuhkan oleh sistem operasi untuk melaksanakan tugasnya, seperti networking, menggunakan mouse, fungsi dari I/O dan sebagainya. init juga harus mengetahui program mana yang harus dijalankan dengan membaca file-file yang berada pada /etc/rc.d. Setiap file yang berada pada direktori ini dikelompokkan berdasarkan run level, pada tiap-tiap direktori.
Run level terdiri dari berbagai tipe layanan, dari single user mode (run level 1) sampai multiuser, multitasking (run level 3). Tabel berikut memperlihatkan run level yang tersedia pada Linux.

Tabel 1 Run Level pada Linux
Run Level Penjelasan
0 Halt
1 Single user mode
2 Multi user, tidak ada NFS
3 Full multiuser mode
4 Unused (tidak digunakan)
5 X11
6 reboot

Run Level 0 : /etc/rc.d/rc0.d
Seperti yang anda lihat pada tabel diatas, run level 0 akan menjalankan sekumpulan script yang digunakan untuk shutdown. Script pada run level ini akan menjalankan proses seperti berikut :
  1. Mematikan semua proses yang sedang berjalan
  2. Mematikan file virtual memory yang di swap
  3. Melakukan proses unmounting swap dan filesistem yang di mount.

Berikut ini adalah file-file yang digunakan ketika proses mematikan komputer berjalan.

K00linuxconf -> ../init.d/linuxconf*
K05keytable -> ../init.d/keytable*
K10xfs -> ../init.d/xfs*
K11drakfont -> ../init.d/drakfont*
K15numlock -> ../init.d/numlock*
K20kheader -> ../init.d/kheader*
K30usb -> ../init.d/usb*
K44rawdevices -> ../init.d/rawdevices*
K60atd -> ../init.d/atd*
K60crond -> ../init.d/crond*
K65identd -> ../init.d/identd*
K75netfs -> ../init.d/netfs*
K80random -> ../init.d/random*
K92anacron -> ../init.d/anacron*
K95harddrake -> ../init.d/harddrake*
K95kudzu -> ../init.d/kudzu*
K97sound -> ../init.d/sound*
K99syslog -> ../init.d/syslog*
S00killall -> ../init.d/killall*
S01halt -> ../init.d/halt*

Run Level 1: /etc/rc.d/rc1.d
Run Level 1 merupakan single user mode, atau merupakan mode untuk melakukan administrasi, run level ini digunakan seorang sistem administrator untuk melakukan perawatan software.
Untuk masuk kedalam mode ini pada waktu boot ketikkan perintah seperti berikut ini :

boot : linux single

dengan demikian anda akan langsung masuk kedalam runlevel 1 dengan melewati berbagai argumen yang ada pada kernel.

Run Level 2: /etc/rc.d/rc2.d
Runlevel 2 merupakan multiuser mode. Pada runlevel ini fungsi untuk networking bisa dijalankan kecuali untuk network file system (NFS). Pilihan ini berguna jika anda hanya menjalankan komputer PC anda untuk stand alone.

Run Level 3: /etc/rc.d/rc3.d
Runlevel 3 merupakan default runlvel yang ada pada file /etc/inittab. Untuk distribusi keluaran akhir seperti redhat 7.0 menggunakan runlevel 5 sebagai defaultnya.

Run Level 4: /etc/rc.d/rc4.d
Runlevel 4 digunakan sebagai runlevel yang bisa anda seting kembali untuk menjalankan runlevel anda sendiri. Dengan demikian anda bisa membuat runlevel dengan meletakkan file-file yang ingin anda gunakan atau tidak anda gunakan dengan cara membuat file-file yang memiliki simbolik link ke direktori atau file lain yang telah anda pilih.

Run Level 5: /etc/rc.d/rc5.d
Runlevel 5 digunakan untuk menjalankan aplikasi pada X window. Pada runlevel ini banyak servis networking yang juga diaktifkan.


Run Level 6: /etc/rc.d/rc1.d
Runlevel 6 digunakan untuk reboot sistem. Isi dari direktori pada level ini merupakan link yang sama dengan runlevel 0, akan tetapi pada script yang yang digunakan untuk mematikan sistem diganti dengan script yang digunakan untuk mereboot komputer.

Berikut ini adalah perintah-perintah yang terdapat pada init, yaitu:
  • Pertama-tama Anda harus berada pada posisi root : $ su - , lalu masukkan password root Anda
  • Untuk melihat isi file : # /etc/iniitab
  • Untuk melihat script Run Level : # ls /etc/rc.d/rc0.d (0 pada perintah ini merupakan tingkatan Run Level yang dapat diganti yaitu antara 0-6)
  • Untuk mengganti Run Level : # init [Run Level]
  • Untuk membuat pesan kepada seluruh user yang login : # wall
  • Untuk membuat pesan kepada user yang diinginkan : # write [User]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar